- Upacara Sumpah Pemuda: Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu
- Peringatan Hari Santri: Apel pembukaan dan lomba menginspirasi
- Upacara Bendera di SMA Negeri 1 Garum, dalam rangka Cooling System Harkamtibmas
- SMAN 1 Garum Lantik Pengurus OSIS dan MPK Baru: Pesan Bapak Tosari, Jangan Lupa Tugas Utama Murid
- 74 Murid Ikuti LDKS SMAN 1 Garum: Empat Hari Tempa Jiwa Kepemimpinan dan Kebersamaan
- Senam Anak Indonesia Hebat menuju Anak Indonesia Sehat
- SMAN 1 Garum Gelar Upacara HUT RI ke-80
- SMAN 1 GARUM GELAR SOSIALISASI PERMENDIKBUD NO. 11 TAHUN 2025
- HARI JADI PRAMUKA KE-64
- MUHAROM BULAN MUHASABAH
HARI JADI PRAMUKA KE-64
SEMANGAT TETAP MEMBARA DI SMAN 1 GARUM

Keterangan Gambar : Foto Bersama Hari Pramuka 2025
Kamis, 14 Agustus 2025#Peringatan Hari Pramuka ke-60#Apel
Lapangan SMAN 1 Garum
pada Kamis (14/8/2025) dipenuhi seragam Pramuka. Apel dalam rangka Hari Pramuka
ke-64 berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga
kependidikan. Dalam amanat pembina upacara, yakni Kakak Isa’ Sunu Pamungkas
Trijayanto, S.Pd menegaskan tentang pentingnya menjaga semangat kepramukaan di
tengah dinamika zaman.
Baca Lainnya :
- MUHAROM BULAN MUHASABAH0
- Semangat Bumi Majapahit pada Apel HUT Jatim ke-800
- Upacara Pelantikan Ketua Ekstrakurikuler dan Sub Bidang0
- Upacara Hari Kesaktian Pancasila di SMAN 1 Garum Berlangsung Khidmat0
- Pencegahan Bullying di Sekolah0

“Jangan pernah gunakan
alasan capek hanya karena mengikuti kegiatan Pramuka,” tegas beliau, beliau
menambahkan, bahwa setiap kegiatan Pramuka memang membutuhkan tenaga,
kedisiplinan, dan komitmen tinggi. “Kelelahan itu adalah bagian dari proses
membentuk karakter tangguh,” lanjutnya.
Amanat tersebut juga
menyoroti relevansi Pramuka dengan pendidikan modern. Menurutnya, konsep 7KAIH
yang kini diusung dalam kurikulum memiliki titik temu dengan Tri Satya Pramuka.
“Nilai-nilai ini saling menguatkan: membentuk pribadi yang beriman, cakap,
berakhlak mulia, serta berkontribusi nyata bagi lingkungan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Kakak Isa’ Sunu Pamungkas Trijayanto, S.Pd mengajak seluruh murid untuk mempertahankan semangat Pramuka, meskipun bentuk kegiatannya tidak lagi sama seperti masa lalu. “Kesanggupan kalian untuk terus menghidupkan jiwa Pramuka adalah bukti bahwa gerakan ini tetap relevan dan berharga,” pungkasnya.

Upacara berakhir
dengan menyanyikan Hymne Pramuka dan pembubaran barisan. Meski sinar matahari
mulai menyengat, wajah-wajah peserta tetap memancarkan kebanggaan sebagai
bagian dari keluarga besar Pramuka. [Tim Publikasi]








