- Upacara Sumpah Pemuda: Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu
- Peringatan Hari Santri: Apel pembukaan dan lomba menginspirasi
- Upacara Bendera di SMA Negeri 1 Garum, dalam rangka Cooling System Harkamtibmas
- SMAN 1 Garum Lantik Pengurus OSIS dan MPK Baru: Pesan Bapak Tosari, Jangan Lupa Tugas Utama Murid
- 74 Murid Ikuti LDKS SMAN 1 Garum: Empat Hari Tempa Jiwa Kepemimpinan dan Kebersamaan
- Senam Anak Indonesia Hebat menuju Anak Indonesia Sehat
- SMAN 1 Garum Gelar Upacara HUT RI ke-80
- SMAN 1 GARUM GELAR SOSIALISASI PERMENDIKBUD NO. 11 TAHUN 2025
- HARI JADI PRAMUKA KE-64
- MUHAROM BULAN MUHASABAH
SMAN 1 Garum Gelar Upacara HUT RI ke-80

Minggu, 17 Agustus 2025#mengisi kemerdekaan dengan sejuta prestasi.
Garum – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMAN 1 Garum pada Minggu (17/8/2025) pagi. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan penuh semangat kebangsaan. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Harmadi, S.Pd, salah satu guru senior di SMAN 1 Garum.
Baca Lainnya :
- SMAN 1 GARUM GELAR SOSIALISASI PERMENDIKBUD NO. 11 TAHUN 20250
- HARI JADI PRAMUKA KE-64 0
- MUHAROM BULAN MUHASABAH0
- Semangat Bumi Majapahit pada Apel HUT Jatim ke-800
- Upacara Pelantikan Ketua Ekstrakurikuler dan Sub Bidang0

Dalam amanatnya, Bapak
Harmadi menyinggung perjalanan panjang para guru senior yang telah melewati
tiga era besar bangsa Indonesia. “Bapak dan Ibu guru di sini ada yang sudah
melalui masa Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi. Perjalanan itu mengajarkan
kita betapa mahalnya arti kemerdekaan,” ujarnya.
Ia menekankan, jika
para pejuang dahulu merebut kemerdekaan dengan taruhan nyawa, maka generasi
sekarang memiliki cara lain untuk mengisinya. “Salah satunya adalah dengan
mengikuti upacara bendera. Jangan anggap remeh, karena inilah bentuk
penghormatan kita pada para pahlawan,” katanya.
Bapak Harmadi juga mengingatkan tentang makna bendera Merah Putih. Warna merah melambangkan keberanian, sementara putih adalah simbol kesucian pikiran, perkataan, dan perbuatan. “Setiap kali kalian menatap bendera berkibar, ingatlah nilai-nilai luhur itu,” pesannya.

Lebih jauh, ia
menyoroti tantangan generasi muda yang dinilai semakin kompleks. “Tantangan
kalian jauh lebih sulit dibanding generasi sebelumnya. Tapi jadikan itu
peluang. Isi kemerdekaan dengan hal-hal positif, yaitu dengan prestasi,”
tegasnya.
Sebelum menutup amanat,
Bapak Harmadi memberikan apresiasi atas pembacaan teks Proklamasi oleh petugas
upacara. “Luar biasa, teks proklamasi tadi dibacakan dengan penuh penghayatan.
Itu menunjukkan jiwa nasionalisme yang harus kita rawat bersama,” ucapnya.
Upacara kemudian
ditutup dengan doa bersama dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Meski panas
matahari mulai menyengat, semangat kemerdekaan tetap berkobar di dada seluruh
peserta. [Tim Publikasi]








